Tampilkan postingan dengan label bibit kelapa kopyor solo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bibit kelapa kopyor solo. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Mei 2020

Lokasi Terbaik Membuka Kebun Kelapa



Dalam usaha pertanian dan budidaya, pemilihan lokasi memiliki pengaruh yang besar. Lokasi adalah tempat permanen bagi tumbuhnya tanaman. Lokasi menentukan jenis tanah, iklim, dan kondisi alam. Jadi, selain penggunaan bibit kelapa kopyor yang berkualitas, lokasi yang pas dan subur adalah salah satu faktor keberhasilan budidaya kelapa kopyor.  

Setiap lokasi memiliki ciri, karakteristik, dan jenis yang berbeda. Ada lokasi yang punya tanah yang keras, berbatu, ada pula yang gembur. Ada pula lokasi yang memiliki ketersediaan air cukup. Ada pun yang tidak. Jadi, sebagai petani, kita harus jeli melihat potensi yang dimiliki oleh lokasi tempat menanam. 

Lokasi Terbaik untuk Menanam Kelapa

Menurut banyak literatur yang kami dapatkan, keberhasilan budidaya kelapa kopyor banyak dipengaruhi oleh faktor iklim dan tanah. Faktor iklim mempengaruhi banyak menyangkut pertumbuhan kelapa kopyor. Dan tanah adalah bagian penting penentu keberhasilan budidaya.

Anda bisa sedikit senang karena kelapa termasuk tanaman yang tak membutuhkan perawatan yang terlalu rumit. Sebab, pada dasarnya, tanaman yang berasal dari daerah tropis ini memang gampang tumbuh dan berbuah. Di Indonesia, sudah banyak pembudidaya kelapa yang berhasil. Faktor iklim dan tanah di Nusantara sangat mendukung pertumbuhan kelapa.

Secara geografis, kelapa tumbuh dan berkembang dengan baik pada wilayah dengan batas geografis 18° Lintang Utara (LU) dan 18° Lintang Selatan (LS). Namun, daerah yang paling cocok untuk budidaya kelapa kopyor adalah pada wilayah antara 15° LU dan 15° LS. 

Menyiapkan Lahan Budidaya Kelapa

Lokasi untuk melakukan budidaya kelapa dapay berupa tanah pekarangan, tanah konversi, tanah asal hutan serta tanah bekas alang-alang. Namun, pada prinsipnya semua jenis lokasi itu memili dua jenis lahan, yaitu lahan baru dan lahan bukaan kembali.

Untuk melakukan pembuatan kebun kelapa, hal-hal yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:

1.       Sebagai petani, Anda harus dapat memperhatikan ketersediaan humus di lokasi tersebut. Persediaan humus sebisa mungkin harus diusahakan agar tak berkurang, apalagi menjadi hilang atau lenyap sama sekali. Humus sangatlah penting bagi tanaman. Hal ini karena humus menutrisi tanaman untuk tumbuh dan berbuah atau berproduksi normal.

Humus yang tersedia dengan baik akan membuat kebun Anda subur. Alhasil, tanaman kelapa Anda bisa tumbuh dan berproduksi optimal. Tentu saja hal ini akan membuat keuntungan Anda semakin besar sebab hasil panen akan makin banyak.

2.       Air sangat penting bagi tanaman. Tanpa air, tanaman bisa mati mengering. Oleh sebab itu, sebagi petani yang bijak, Anda harus bisa membuat drainase yang baik. Sebelum memutuskan untuk membuka lahan pertanian kelapa, Anda harus berfikir tentang bagaimana tanaman-tanaman kelapa Anda mendapatkan air dengan baik. Maka dari itu, membuat drainse sebaik-baiknya adalah hal yang harus dilakukan oleh petani.
 
Jangan biarkan tanaman Anda kekurangan air karena drainase yang buruk. Jangan pula biarkan tanaman Anda membusuk atau rusak karena tergenang air ketika musim hujan. Oleh karenannya, sangat penting bagi petani untuk memperhatikan kerja-kerja dan fungsi drainase agar berjalan optimal dan normal.
 
3.       Perhatikan kebersihan lahan! Anda harus melakukan pembersihan lahan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menanaminya kembali. Permukaan lahan dibersihkan hingga benar-benar bersih. Anda harus membuang sisa-sisa tunggul dan baian tanaman lain yang itu bisa berpotensi sebagai sarang rayap. Bagaimanapun rayap adalah salah satu hama yang bisa menyerang tanaman kelapa.

Tetapi, tak hanya rayap saja yang mengancam ketika Anda membiarkan kebun tak dibersihkan. Kebun yang kotor berpotensi menimbulkan penyakit, hama, dan hal negatif lainnya pada tanaman budidaya. Dengan kondisi kebun yang kotor, jamur bisa menyerang tanaman Anda lebih cepat. Hal ini tentu akan menimbulkan kerugian bagi petani. Sebab, bisa saja, dengan kondisi kebun yang kotor dan penuh hama penyakit, tanaman Anda menjadi mati dan tak bisa berbuah. Alhasil, bukan untung yang didapat, tetapi kerugian karena gagal panen.
 
4.       Rencanakan letak-letak bagian kebun. Perencanaan ini meliputi: jalan pengangkutan, akses, hingga jarak ke tempat pengolahan. Bagaimanapun, seorang pembudidaya dituntut oleh produktivitas yang tinggi, efisiensi, dan kerja cepat. Jangan sampai, setelah tanaman kelapa sudah tumbuh dewasa dan berbuah, Anda baru sadar bahwa kebun Anda tak punya akses jalan. Hal ini akan merepotkan Anda untuk mengangkut hasil panen. 



Memulai Bisnis Budidaya Kelapa Kopyor

Setelah itu semua selesai diterapkan, Anda sudah bisa memulai budidaya kelapa kopyor. Namun, masih banyak tahap lagi yang harus Anda lalui untuk menjadi pembudidaya yang baik dan berhasil.

Biasanya, pembudidaya yang berhasil adalah mereka yang gigih, infoatif, dan telaten dalam melakukan usaha-usaha perkebunan.

Anda tak bisa serampangan dalam melakukan budidaya kelapa kopyor. Sebab, meski kelapa adalah tanaman yang tak terlalu sulit dibudayakan, untuk hasil yang lebih optimal kelapa butuh perawatan yang telaten. Salah satunya adalah dengan selektif dalam memilih bibit kelapa kopyor mana yang akan digunakan sebagai benih.

Oleh karena itu, jika Anda tertarik untuk memulai menjadi pembudidaya kelapa kopyor, Vista Agro siap membantu menyediakan bibit kelapa kopyor unggulan yang terpercaya. Sebab, bibit yang unggul akan menghasilkan tanaman yang kelak menjadi unggul pula. Jadi, sebagai petani yang bijak, Anda tak boleh meremehkan pemilihan pemakaian bibit kelapa kopyor.

Apabila Anda berlokasi di sekitar Jogja, Anda bisa langsung ke tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kami juga bisa dihubungi di nomor WhatsApp (WA): 082136461851 

Rabu, 29 April 2020

Teknik Perawatan Bibit Kelapa Kopyor


Bibit kelapakopyor unggul memang sangat mempengaruhi tanaman kelapa. Namun, ada pula hal yang perlu diketahui selain hal tersebut. Adalah teknik perawatan bibit kelapa kopyor. Perawatan itu sangat diperlukan bibit kelapa kopyor bisa tumbuh dan berkembang baik. Sebab, tanpa perawatan yang baik dan benar, bisa saja bibit malah rusak dan mati.

Dalam artikel kali ini, kami akan membagikan teknik perawatan bibit kelapa kopyor yang benar dan efektif.

Untuk mendapatkan bibit Anda bisa memesannya dipembudidaya bibit kelapa kopyor. Selain itu, Anda juga bisa membuatnya sendiri di rumah. Namun, pembuatan bibit kelapa kopyor memerlukan suatu keahlian khusus dan pengalaman yang cukup.

Nah, terkait perawatan bibit kelapa kopyor, ada beberapa hal yang perlu diketahui. Biasanya, sebelum bibit kelapa kopyor ditanam di kebun, ia perlu disemai terlebih dahulu. Penyemaian ini diperlukan agar bibit kelapa kopyor menjadi lebih baik dan berkualitas.

Penyemaian Bibit Kelapa Kopyor

Dalam penyemaian bibit kelapa kopyor ada empat cara yang bisa dilakukan. Cara pertama adalah dengan sistem gantung. Kedua, penyemaian sistem hamparan. Ketiga, penyemaian dalam bedengan. Dan, yang terakhir adalah sistem penyemaian dalam polybag.

Penyemaian dengan sistem gantung telah lama diterapkan di pedesaan. Petani biasanya melakukan penyemaian ini saat bibit kelapa kopyor yang diperlukan relatif sedikit. Misalnya, bibit yang akan ditanam di tegalan, pematang sawah, tanah pekarangan, atau lain sebagainya.

Penyemaian sistem gantung dilakukan dengan menggantungkan benih kelapa yang terpilih di cabang pohon yang rindag atau di bambu yang diletakkan di bawah atap rumah. Biasanya, pembudidaya menggantungkan bibit kelapa kopyor pada pohon mangga, nangka, kopi, pohon jeruk, dan pohon lainnya.

Selain sistem gantung, ada sistem hamparan. Sistem hamparan ini sangat mudah diterapkan. Cara ini adalah cara tradisional yang sangat sederhana.

Kelapa yang terpilih dihamparkan begitu saja di lantai rumah atau di kolong-kolong tempat tidur.  Lalu, setelah bibit mulai bertunas 5 cm – 10 cm, benih dihamparkan di pekarangan atau di bawah pohon yang rindang. Sistem hamparan bisa juga dilakukan di dalam kamar mandi yang terbuka. Pada penyemaian yang dilakukan di kamar mandi, ditemukan hasil yang lebih baik. Hal ini disebabkan oleh tercukupinya kebutuhan air.

Namun, pada sistem ini cukup berisiko sebab kontrol terhadap bibit menjadi cukup sulit. Seringkali, bibit menjadi rusak karena diserang ayam atau hewan lainnya.

Kemudian ada sistem bedengan. Sistem bedengan biasa dilakukan ketika bibit kelapa kopyor yang disemai cukup banyak. Kelebihan dari penyemaian sistem bedengan adalah mempermudah penyeleksian bibit kelapa kopyor; menghemat biaya pembelian polybag; dan dapat menyediakan bibit dalam jumlah yang besar dengan biaya relatif lebih murah.

Pemeliharaan pada saat Pembibitan

1.       Penyiraman (kebutuhan penyiraman tergantung usia dari bibit)
2.       Pembersihan. Pemberisahan ini dilakukan untuk menghindarkan bibit dari hama, gulma, dan penyakit.
3.       Proteksi. Bisa dilakukan dengan pemberian insektisida atau fungisida dengan dosis tertentu.
4.       Pemupukan
5.       Seleksi bibit.

Proses Awal Penanaman 


Adalah proses penanaman (pemindahan bibit ke lahan permanen) setelah bibit kelapa kopyor dirasa sudah siap. Waktu penanaman ini erat dengan umur bibit dan keadaan iklim. Sebaiknya, waktu penanaman dilakukan saat musim hujan tiba. Sebab, pada musim itu, kebutuhan air terpenuhi dengan baik. Yang perlu Anda perhatikan adalah jangan sampai bibit tergenang air.

Timbun bibit kelapa kopyor dalam tanah. Lalu, tutup dengan tanah yang berada di sekeliling lubang. Apabila cuaca kering atau tidak basah, lakukan penyiraman di sekeliling bibit tanaman kelapa kopyor yang baru ditanam sampai cukup basah.

Setelah itu bibit sudah siap menjadi pohon kelapa. Namun, ini bukan proses akhir. Masih ada banyak tahap yang bisa dibilang panjang dan butuh waktu. Tahap yang terpenting adalah pemeliharaan tanaman kelapa kopyor.

Sampai berumur tiga tahun petani harus intensif memelihara tanaman kelapa kopyor. Sebab, pertumbuhan tanaman kelapa yang masih muda sangat berpengaruh pada produksi buah kelapa nantinya. Tak jauh beda dari perawatan kelapa biasa, perawatan kelapa kopyor meliputi kegiatan-kegiatan, yaitu penyulaman, penyiraman, pengolahan tanah, pemeliharaan jalan kebun dan drainase, pemberian mulsa, pemupukan hingga pembersihan mahkota daun.

Penyiraman bibit kelapa kopyor sangat diperlukan sampai tanaman berusia tiga tahun. Penyiraman ini sangat berarti apabila kekeringan datang akibat musim kemarau. Waktu terbaik melakukan penyiraman adalah sore hari. Pasalnya, di sore hari, tanah sudah dingin sehingga memudahkan air untuk langsung masuk ke dalam tanah dan meresap sempurna.  

**

Tidak sulit kan? Perawatan ini hanya perlu ketelatenan dan pengalaman. Untuk dosis pupuk dan penyiraman di atas sangat relatif, tergantung situasi lingkungan. Biasanya, apabila lingkungan kurang subur, pupuk yang diberikan akan lebih banyak. Begitulah.

Namun, poin terpenting dari artikel di atas adalah pentingnya penggunaan bibit kelapa kopyor yang berkualitas. Sebab, sebaik dan setelaten apa pun perawatan, apabila bibit kelapa kopyor yang digunakan berkualitas buruk, maka hasilnya pun akan tak terlalu memuaskan. Begitu pula ketika Anda menggunakan bibit bagus, tapi tak melakukan perawatan dengan baik, maka bisa saja bibit yang Anda tanam rusak atau bahkan mati.

Oleh karena itu, bagi Anda yang membutuhkan bibit kelapa kopyor berkualitas, Vista Agro siap membantu menyediakan bibit kelapa kopyor unggulan yang terpercaya. Jika Anda berlokasi di sekitar Jogja, Anda bisa dapat langsung ke tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kami juga bisa dihubungi di nomor WhatsApp (WA): 082136461851 

Keunggulan Pohon Bibit Kelapa Kopyor



Bibit kelapa kopyor kini memang sedang sangat dicari di pasaran. Bibit pohon satu ini diincar karena memiliki berbagai keunggulan. Harga jual buah kelapa kopyor tercatat memiliki nilai yang lebih tinggi dari kelapa jenis lainnya.

Menurut laman media detikFinance bahkan pada tahun 2014 tertulis bahwa usaha agro kelapa kopyor punya nilai jual 10 kali lebih tinggi dari jenis kelapa lainnya. Padahal, untuk waktu panennya, kelapa kopyor tak beda jauh dengan kelapa lainnya, yaitu 4 – 5 tahun untuk panen pertama. Dan rata-rata tiap pohon dapat menghasilkan 150 butir kelapa kopyor.

Kelapa kopyor ini mulanya dihasilkan melalui proses alami. Artinya, dalam tiap pohon kelapa hanya beberapa persen saja yang buahnya adalah kelapa kopyor. Hal ini disebabkan karena kelapa kopyor adalah buah yang tumbuh dan muncul secara abnormal. Ia berbeda dengan kelapa biasanya. Baik dari segi rasa, bentuk, hingga tekstur daging dan jumlah air serta aroma, buah kelapa kopyor memiliki ciri khas tersendiri.

Menurut beberapa orang yang telah menjadi konsumen buah kelapa kopyor, daging yang ada dalam kelapa kopyor cenderung lebih banyak dan lebih gurih. Hal ini menjadi poin tambahan kenapa kelapa kopyor menjadi incaran di pasar buah.

Untung Besar Budidaya Kelapa Kopyor

Di bulan Ramadan dan musim kemarau, biasanya permintaaan buah kelapa meningkat. Sebab, pada masa-masa Ramadan dan kemarau, banyak orang mencari minuman segar. Dan, es kelapa adalah olahan minuman segar paling populer di Indonesia. Rasanya yang manis dan dagingnya yang gurih disenangi oleh banyak orang karena bisa menghilangkan dahaga lebih cepat.

Lalu, kenapa budidaya kelapa kopyor bisa mengundang untung besar?
Anda pasti tahu bahwa kelapa adalah tanaman multi manfaat. Tak hanya digunakan sebagai olahan makanan. Namun, juga dibutuhkan oleh banyak industri besar seperti pabrik sabun dan industri kosmetik untuk kecantikan. Jadi, permintaan buah kelapa akan selalu ada. Maka dari itu, jika panen kelapa melimpah, bisa dipastikan petani akan dapat untung yang besar.

Hal ini berlaku bagi jenis kelapa kopyor. Di antara jenis-jenis kelapa, kelapa kopyor adalah primadona. Kelapa kopyor memiliki ciri khas tersendiri. Ia memiliki daging yang lebih tebal dan nilai jual yang lebih tinggi.

Percayalah bahwa untuk dikembangkan, kelapa kopyor jelas memiliki prospek yang sangat baik. Menurut beberapa penelitian, salah satu kunci sukses budi daya kelapa kopyor adalah penggunaan bibit kelapa kopyor yang diambil dari varietas unggul. Sebab, bibit kelapa kopyor yang unggul akan menghasilkan buah yang berkualitas unggul juga. Begitupun sebaliknya, apabila bibit kelapa kopyor yang ditanam berkualitas rendah, maka pohon yang tumbuh pun tak akan terlalu baik.

Keunggulan Menanam Bibit Kelapa Kopyor

Kelapa termasuk tanaman budidaya yang mudah dirawat. Dibandingkan dengan jenis tanaman lainnya, perawatan pohon kelapa bisa dibilang tak terlalu merepotkan. Hal ini karena menanam kelapa tak memerlukan perlakuan khusus. Bahkan sering dijumpai bahwa pohon kelapa bisa tumbuh dan berbuah dengan sendirinya di alam bebas. Oleh karena itu budidaya kelapa, khususnya kelapa kopyor, sangat direkomendasikan. Di samping perawatan yang mudah, hasilnya pun besar.

Budidaya kelapa kopyor sangat mudah dilakukan di Indonesia. Iklim, tanah, cuaca sangat mendukung pertumbuhan dan pembuahan pohon kelapa. Selain itu, kini, sudah banyak agen yang menyediakan bibit kelapa kopyor unggul yang bisa mengoptimalkan produksi pohon. Jadi, tak diragukan lagi kalau menanam kelapa bisa meningkatkan kesejahteraan.

Kelapa sangat cocok dengan iklim tropis. Hal ini dikarenakan kelapa kopyor adalah tanaman khas daerah tropis. Kelapa kopyor dapat tumbuh dan berkembang dengan baik pada wilayah dengan batas geografis 18° Lintang Utara (LU) dan 18° Lintang Selatan (LS).

Suhu di Indonesia pun sangat cocok untuk pertumbuhan kelapa kopyor. Tanaman atau pohon satu ini sangat senang dengan udara yang bersuhu panas. Di Indonesia hal itu bisa didapati. Dengan suhu rata-rata tahunan kurang-lebih 27 derajat selsius, bibit kelapa kopyor dapat tumbuh dan berkembang baik. Oleh karena itu, banyak dijumpai tanaman kelapa kopyor paling banyak dikembangkan di wilayah berketinggian kurang dari 200 m dpl. Meski sebenarnya kelapa dapat tumbuh baik di daratan berketinggian antara 200 m – 600 m dpl. Namun, tetap saja, kelapa yang tumbuh di dataran rendah didapati berbuah lebih cepat dan memiliki kadar minyak yang tinggi.

Di balik itu semua, hal yang sangat mendukung kelapa kopyor dapat subur di Indonesia adalah karena curah hujan, intensitas matahari, dan faktor tanah yang sangat cocok. Tanaman kelapa cocok hidup di daerah yang memiliki musim kemarau ccukup pendek (kurang dari tiga bulan), tetapi tak terlalu kering. Curah hujan minimal yang disukai tanaman kelapa kopyor adalah 1.300 mm per tahun. Sedangkan, curah hujan maksimalnya adalah 2.300 mm per tahun.

Mulailah Menanam Kelapa Kopyor!


Bagi Anda yang tak punya lahan cukup luas, Anda bisa menanam pohon kelapa di halaman rumah. Sebab, di usia awal produksi buah, pohon kelapa kopyor bisa dibilang belum tumbuh terlalu tinggi. Dengan menanam pohon kelapa, Anda bisa mengurangi suntuk kerja sekaligus menyulap kebun atau halaman menjadi lebih teduh dan produktif.

Jadi, jika Anda tertarik untuk memulai membudidayakan kelapa, khususnya kelapa kopyor, Vista Agro siap membantu menyediakan bibit kelapa kopyor unggul. Apabila Anda berlokasi di sekitar Jogja, Anda dapat langsung ke tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kami juga bisa dihubungi di nomor WhatsApp (WA): 082136461851

Senin, 27 April 2020

Inilah Proses Panen dan Pascapanen Pohon Kelapa




Panen adalah waktu yang paling ditunggu oleh petani. Bagimana tidak, di masa panenlah, jerih payah yang berlangsung pada masa perawatan terbayar. Pada masa panen itu, petani memetik buah atas apa yang telah mereka tanam dan usahakan.

Sejak dari bibit kelapa kopyor, petani sudah mulai merawat dan memperhatikan tanaman. Petani juga yang menyiapkan lahan dan menjaga agar tanaman tetap sehat. Lalu, ketika proses pertumbuhan tanaman, petani harus tetap telaten memperhatikan tumbuh kembang tanaman. Jadi, tidak mengaetkan apabila masa panen jadi saat paling ditunggu. Sebab, di masa panen (pemetikan buah) petani bisa balik modal dan mendapat untung dari apa yang sudah diusahakan.

Namun, apakah panen bisa dilakukan secara sembarangan? Jawabanya, tentu tidak. Sebab, apabila panen dikerjakan secara serampangan malah akan menimbulkan dampak negatif. Panen sembarangan bisa menurunkan kualitas buah atau bahkan merusak tanaman.

Penurunan kualitas buah ini bisa berdampak pada turunnya minat konsumen kepada buah kelapa dari 
kebun kita. Begitupun kerusakan pada tanaman yang punya dampak tak kalah mengerikan. Kerusakan pohon kelapa bisa memicu hama dan penyakit pada pohon. Hal itu jika dibiarkan bisa memicu kematian pada pohon kelapa.

Maka dari itu, kita perlu mengetahui tata dan cara melakukan panen ang benar. Sebab, dengan panen yang benar, kualitas buah yang kita petik akan terjaga dan pohon pun tidak rusak.
Lalu, apa saja yang harus diketahui sebelum melakukan panen kelapa?

Umur Panen yang Baik

Biasanya, tanaman kelapa, khususnya yang berjenis kelapa genjah, mulai menghasilkan buah pada umur 3 – 4 tahun. Makin bertambah usia tanaman, maka makin banyak buah yang akan dihasilkan. Namun, pohon kelapa punya titik maksimal, yaitu pada umur  10 – 18 tahun. Setelah umur itu, produksi buah pada pohon akan berangsur menurun. Penurunan produksi yang merosot tajam biasanya ketika pohon kelapa sudah masuk usia 40 tahun.

Lain hal pada kelapa jenis dalam. Kelapa jenis dalam menghasilkan buah pada umur 6 – 8 tahun. Sama seperti jenis sebelumnya, semakin tua, semakin lebat pula buahnya. Pada kelapa ini, pembuahan maksimal terjadi di umur 15 – 20 tahun. Dan produksi mulai merosot di umur setelahnya.

Ketika buah kelapa sudah masak, panen sudah sipa dilakukan. Kelapa yang masak ini ditandai dengan penampakan sabut yang mulai kering; tempurung berwarna hitam dan buah memiliki berat yang lebih ringan dari pada berat kelapa yang masih muda. Biasanya, buah kelapa yang sudah tua itu akan jatuh dengan sendirinya. Hal ini dikarenakan pada buah yang tua tangkai itu sudah mulai mudah putus dan rapuh.

Biasanya, buah akan mulai jatuh pada bulan ke 11 dan 12. Terhitung sejak terjadinya penyerbukan, buah kelapa butuh waktu sekitar 11 – 12 bulan untuk pembentukan buah.
perlakuan berbeda bisa dilakukan pada buah yang akan dijadikan benih. Khusus untuk buah yang akan dijadikan benih, pemetikan paling baik dilakukan saat umur 11 – 12 bulan setelah penyerbukan. 
 Pada umur itu buah kelapa sudah masak di pohon. Biasanya, pada umur itu, kelapa sudah mudah untuk dipetik (dilepas dari tangkainya).

Pada kelapa, baik genjah maupun jenis dalam, tak dikenal masa panen raya. Tak seperti kopi, cengkeh, randu, atau cokelat, pohon kelapa tampaknya tak menunjukkan adanya perioditas musim berbungan dan berbuah secara jelas. Artinya, pohon ini akan terus berbunga dan berbuah sepanjang musim.

Proses Pemetikan Buah Kelapa

Pemetikan kelapa bisa dilakukan dengan interval waktu 1 – 2bulan. Jika interval waktunya lebih dari dua bulan, maka kemungkinan besar kelapa sudah banyak yang jatuh di tanah. Namun, jika pemetikan dilakukan kurang dari satu bulan, hal itu tak efisien.

Cara pemetikan sangat terfantung pada letak dan ketinggian buah kelapa. Pada kelapa genjag, di tahun pertama, pemetikan bisa dilakukan langsung menggunakan tangan tanpa perlu memanjat pohon. Jika pohon sudah tumbuh dan tak bisa digapai langsung menggunakan tangan, biasanya pemanen dapat memanfaatkan beberapa alat seperti sabit atau arit.

Pemetikan pohon kelapa yang tinggi biasa dilakukan dengan cara memanjatnya langsung. Setelah itu, janjang buah dipotong dengan menggunakan sabit atau arit yang telah diasah tajam agar buah-buahnya jatuh dan lepas dari tangkainya.

Biasanya, untuk mempermudah proses pemanjatan pohon kelapa, dibikin kowakan atau tataran di tubuh pohon dengan jarak satu sama lainnya sekitar 0,5 m. Namun, perlu diperhatikan bahwa pada kowakan haruslah sering dibersihkan agar tak membusuk dan menjadi sarang hama kwangmung (orytes rhinoceros).

Selain melakukannya secara manual, Anda bisa menggunakan jasa kera yang sudah terlatih untuk memanen kelapa di kebun Anda. Beberapa daerah di Indonesia memanfaatkan kera untuk membantu proses pemetikan buah kelapa.

Proses Pascapanen

Sama pentingnya dengan proses panen, seorang pembudidaya juga harus mengetahui bagaiman proses yang terjadi pascapanen. Ada banyak hal yang perlu diketahui dalam proses ini, yaitu penyimpanan buah, pengupasan sabut, penggandengan kelapa, hingga pengolahan.

Pada perkebunan besar, hasil panen pada umumnya disimpan terelebih dahulu selama beberapa hari sebelum dibuat kopra. Namun, ternyata, penyimpanan ini memiliki beberapa keuntungan tersendiri seperti memudahkan pelepasan sabut hingga meningkatkan kematangan buah.

Mudah bukan? Apabila Anda tertarik untuk memulai membudidayakan kelapa, khususnya kelapa kopyor, Vista Agro siap membantu menyediakan bibit kelapa kopyor unggul.

Bibit kelapakopyor unggul sangat berpengaruh pada hasil panen yang lebih maksimal. Anda berlokasi di sekitar Jogja? Anda bisa dapat langsung ke tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kami juga bisa dihubungi di nomor WhatsApp (WA): 082136461851

Manfaat ganda dari Tanaman Kelapa

Pohon kelapa merupakan tanaman serba guna yang memiliki segudang manfaat. Buanya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan manusia. Mul...