Postingan

Memilih Tanah yang Tepat untuk Budidaya Kelapa

Gambar
Perlu perawatan serius u ntuk membuat bibit kelapa kopyor bisa tumbuh dewasa dengan subur. Tapi, perawatan serius saja tidak cukup. Perlu perencanaan yang matang untuk bisa menghasilkan pohon kelapa produktif berkualitas unggul, salah satunya, yaitu perencanaan perihal pemilihan lokasi untuk budidaya tanaman kelapa. Hal ini penting sebab tanah adalah faktor yang mempengaruhi tumbuh tidaknya tanaman kelapa. Tanah menjadi medium permanen tempat tanaman kelapa kopyor tumbuh, berkembang, dan berbuah. Jadi, sangat penting untuk melakukan perencanaan matang guna pemilihan lahan yang tepat untuk budidaya. Untuk budidaya tanaman kelapa, Anda bisa memanfaatkan tanah konversi, tanah asal hutan, tanah bekas alang-alang, dan lain sebagainya. Dalam artikel sebelum ini, kita telah membahas lokasi yang pas untuk budidaya kelapa. Namun, itu masih sangat umum. Maka dari itu, dalam tulisan kali ini kita akan mengupas dan merincikan jenis lahan dan tanah yang cocok untuk budidaya tana

Beginilah Proses Pascapanen Buah Kelapa

Gambar
Mungkin Anda sudah tahu bagaimana cara menyemai bibit kelapa kopyor . Mungkin juga Anda sudah hafal langkah pemupukan tanaman kelapa. Namun, apakah Anda sudah tahu langkah-langkah yang benar dalam proses pascapanen buah kelapa? Sebagai petani kelapa, penting mengetahui bagaimana proses pasca panen buah kelapa. Sebab, dalam proses pasca panen, petani mulai menentukan kemana akan dibawa hasil panen tersebut. Apakah buah akan dibuat kopra, dikrim langsung ke pabrik, atau dikirim ke pedagang buah, salah satunya ditentukan dalam proses pascapanen. Hal ini sama pentingnya dengan mengetahui proses panen yang benar. Jadi, seorang pembudidaya juga harus mengetahui bagaiman proses yang terjadi keruka pascapanen. Ada banyak hal yang perlu diketahui dalam proses ini, yaitu penyimpanan buah, pengupasan sabut, penggandengan kelapa, hingga pengolahan. Sebab, proses panen buah kelapa yang benar akan menjaga kualitas buah itu sendiri. Apabila proses pasca panen dilakukan secar

Indonesia Menjadi Negara Produsen Kelapa Terbesar di Dunia

Gambar
Kini permintaan bibit kelapa kopyor melonjak. Banyak petani yang memilih membudidayakan salah satu jenis kelapa ini karena alasan ekonomi. Kelapa kopyor memiliki nilai jual yang cukup tinggi jika dibanding jenis lainnya. Di pasar lokal, buah kelapa kopyor jadi primadona yang tak henti-hentinya diburu oleh konsumen. Nah , berbicara mengenai kelapa (secara umum), ternyata pada tahun 2017, Indonesia masuk sebagai   salah satu produsen buah kelapa terbesar di dunia. Siapa yang tak kenal tanaman kelapa? Tanaman multifungsi yang punya banyak manfaat untuk kehidupan manusia. Tanaman satu ini bahkan bisa disebut pohon kehidupan karena dari akar, batang, buah, hingga daunnya bisa dimanfaatkan. Selain itu, pembudidayaannya yang cukup mudah menjadikan tanaman khas daerah katulistiwa ini sebagai pohon yang kerap dikembangkan. Konon, sejak zaman pra sejarah, kelapa telah dimanfaatkan manusia. Hingga saat ini, belum ditemukan daerah pasti yang menjadi asal tanaman satu ini. Meski

Mengatasi Penyakit Tanaman Kelapa Kopyor

Gambar
Seperti hama, penyakit adalah ancaman bagi tiap tanaman budidaya. Tak hanya bisa merusak tanaman atau membuat pertumbuhan bibit kelapa kopyor terancam, penyakit bahkan bisa membuat tanaman mati. Oleh sebab itu, pengendalian penyakit sangat diperlukan. Pembudidaya kelapa harus telaten.  Pengendalian penyakit memilik arti bahwa petani harus bisa menekan penyakit yang memiliki kemungkinan merusak tanaman. Namun, tak hanya mengatasi, petani bijak lebih gemar melakukan pencegahan penyakit. Pencegahan atau usaha preventif adalah langkah untuk menekan angka kerugian yang ditimbulkan oleh serangan penyakit. Sebab, bagaimanapun, tanaman yang rusak hanya akan meniptakan kerugian bagi pembudidaya. Jadi, populasi penyakit pada tanaman harus ditekan sebisa mungkin. Jangan sampai karena penyakit, usaha budidaya menjadi kacau, rusak, dan malah menimbulkan kerugian besar. Sebelum melakukan pengendalian penyakit, pembudidaya sebaiknya mengenali dan mengetahui gejala-gejala penyaki