Tampilkan postingan dengan label bibit kelapa kopyor unggil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bibit kelapa kopyor unggil. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 April 2020

Lokasi dan Iklim Terbaik untuk Budidaya Kelapa Kopyor



Siapa tak kenal tanaman kelapa? Dengan buahnya yang sangat menyegarkan, hampir seluruh umat manusia mengetahui buah satu ini. Tanaman ini kerap ditemukan di daerah tropis. Kelapa biasanya tumbuh di dataran rendah di wilayah sepanjang garis katulistiwa.

Tanaman kelapa kopyor senang dengan suhu udara yang panas. Dengan suhu rata-rata tahunan kurang-lebih 27 derajat selsius, kelapa ini bisa tumbuh normal. Namun, tiap fase perkembangan kelapa kopyor memiliki suhu idealnya masing-masing. Misalnya, pada masa pertumbuhan vegetatif, tanaman kelapa kopyor menghendaki suhu minimal 21 derajat selsius. Sedangkan pada masa pertumbuhan buah, tanaman kelapa kopyor memerlukan suhu rata-rata 25 derajat selsius, dengan fluktuasi 5 – 7 derajat selsius.



Kini, jenis kelapa yang sedang naik daun adalah kelapa kopyor. Kelapa kopyor sesungguhnya merupakan pertumbuhan abnormal dari buah kelapa. Namun, karena rasanya yang lezat, kelapa kopyor diburu untuk disantap. Kelapa kopyor sering diolah sebagai kudapan maupun minuman segar. Tetapi, tak hanya buahnya saja yang diburu. Karena tingginya permintaan buah kelapa kopyor di pasar, kini bibit kelapakopyor pun mulai dicari.

Jika Anda juga tertarik menggeluti budidaya kelapa kopyor, Anda bisa memperhatikan beberapa hal di bawah ini. Dalam artikel kali ini, kami akan membagikan ilmu terkait budidaya kelapa kopyor.
Tiap tanaman pasti punya tempat hidupnya sendiri. Begitupun kelapa kopyor. Tanaman satu ini bisa tumbuh dan berkembang dengan baik apabila ditanam di daerah yang tepat. Bahkan, menurut literatur yang kami dapatkan, keberhasilan budidaya kelapa kopyor banyak dipengaruhi oleh faktor iklim dan tanah.

Faktor iklim mempengaruhi banyak menyangkut pertumbuhan kelapa kopyor. Faktor iklim tersebut di antaranya meliputi: suhu udara, ketinggian tempat, daerah lintang atau letak geografis, kuantitas hujan, keadaan angin, intensitas sinar matahari, hingga kelembaban udara.

Suhu Udara yang Cocok untuk Budidaya Kelapa Kopyor

Tanaman kelapa kopyor senang dengan suhu udara yang panas. Dengan suhu rata-rata tahunan kurang-lebih 27 derajat selsius, kelapa ini bisa tumbuh normal. Namun, tiap fase perkembangan kelapa kopyor memiliki suhu idealnya masing-masing. Misalnya, pada masa pertumbuhan vegetatif, tanaman kelapa kopyor menghendaki suhu minimal 21 derajat selsius. Sedangkan pada masa pertumbuhan buah, tanaman kelapa kopyor memerlukan suhu rata-rata 25 derajat selsius, dengan fluktuasi 5 – 7 derajat selsius.

Tanaman kelapa cukup sensitif dengan perubahan iklim yang mencolok. Perubahan iklim yang mencolok bisa membikin penurunan hasil produksi buah kelapa. Jadi, dengan persyaratan yang disebut di atas, umumnya, tanaman kelapa banyak di jumpai di wilayah dengan ketinggian kurang dari 600 m dpl.

Ketinggian Tempat

Di Indonesia, tanaman kelapa paling banyak dijumpai di daerah dengan ketinggian kurang dari 200 m dpl. Namun, sebenarnya, kelapa dapat tumbuh baik di daratan berketinggian antara 200 m – 600 m dpl. Tetapi, belakangan diketahui bahwa tanaman kelapa yang tumbuh di dataran rendah (di bawah ketinggian 200 m dpl) berbuah lebih cepat dan memiliki kadar minyak yang tinggi.

Pada ketinggian lebih dari 1.000 m dpl, tanaman kelapa tetap bisa tumbuh. Namun, seringkali hanya berbuah lebih lambat dan sedikit. Selain itu, produksi buah pun terbilang lambat. Bahkan, kelapa yang ditanam di dataran tinggi biasanya baru berbuah pada umur lebih dari 12 tahun.

Daerah Lintang

Kelapa adalah tanaman khas daerah tropis. Ia dapat tumbuh dan berkembang dengan baik pada wilayah dengan batas geografis 18° Lintang Utara (LU) dan 18° Lintang Selatan (LS). Namun, daerah yang paling cocok untuk budidaya kelapa kopyor adalah pada wilayah antara 15° LU dan 15° LS. Beberapa negara yang berada di wilayah itu di antaranya yaitu, Indonesia, Malaysia, daerah tropis Afrika, Amerika Tengah, Filipina, dan lain sebagainya. Di luar daerah tersebut, seperti di Portugal dan Florida, mungkin pohon kelapa dapat tumbuh, tetapi tak berbuah sama sekali.

Cuaca dan Curah Hujan

Curah hujan memengaruhi persediaan air untuk proses pertumbuhan tanaman kelapa. Jadi, faktor cuaca dan curah hujan merupakan hal vital yang memengaruhi berhasil tidaknya budidaya kelapa.
Tanaman kelapa cocok hidup di daerah yang memiliki musim kemarau ccukup pendek (kurang dari tiga bulan), tetapi tak terlalu kering. Curah hujan minimal yang disukai tanaman kelapa kopyor adalah 1.300 mm per tahun. Sedangkan, curah hujan maksimalnya adalah 2.300 mm per tahun.
Musim kemarau yang terlalu panjang berakibat pada penguapan yang berlebih pada seluruh bagian tanaman. Hal itu, bisa mengakibatkan pertumbuhan tanaman terganggu. Selain itu, kemarau yang terlampau panjang dapat berakibat pada terganggunya pembentukan daun baru dan kucup bunga yang menurun. Namun, apabila curah hujan terlalu tinggi, produksi buah bisa berkurang atau punya kualitas yang buruk.

Keadaan Angin

Angin yang terlampau kencang bisa membahayakan tanaman kelapa. Sebab, angin kencang seperti badai dapat merusak tanamana.

Intensitas Sinar Matahari

Supaya tanaman kelapa bisa tumbuh dengan maksimal dan berproduksi dengan baik, diperlukan penyinaran matahari minimal tujuh jam per hari. Kebutuhan sinar matahari pada tanaman kelapa kopyor lebih tinggi dari jenis kelapa sawit. Pada kelapa sawit, hanya diperlukan empat jam penyinaran matahari per hari.


Jenis Tanah

Pada dasarnya, tanaman kelapa dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah di daerah dengan ketinggian kurang dari 600 m dpl. Asalkan, tanah tersebut memiliki sifat fisik dan kimia yang memenuhi syarat tumbuhnya tanaman.

Beberapa jenis tanah yang sesuai untuk ditanamai kelapa antara lain, yaitu:
1.       Tanah Aluvial (Endapan)
2.       Tanah Grumosol (Liat)
3.       Tanah Lateritic (Latosol)
4.       Tanah Regosol
5.       Tanah Vulkanis
6.       Tanah Gembur

Untuk memulai budidaya kelapa kopyor di Indonesia tak sulit, bukan? Apalagi, kini telah banyak pembudidaya yang menyediakan bibit kelapa kopyor unggul.

Jadi, jika Anda tertarik untuk memulai menjadi pembudidaya kelapa kopyor, Vista Agro siap membantu menyediakan bibit kelapa kopyor unggulan yang terpercaya. Bibit kelapa kopyor unggul sangat mempengaruhi hasil. Makin unggul bibit, makin maksimal pula hasil yang akan dipanaen. Jika Anda berlokasi di sekitar Jogja, Anda bisa dapat langsung ke tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kami juga bisa dihubungi di nomor WhatsApp (WA): 082136461851

Jumat, 10 April 2020

Cara Budidaya dan Perawatan Kelapa Kopyor Agar Hasil Panen Maksimal



Gelar pohon kehidupan mungkin patut disematkan pada tumbuhan kelapa. Sebab, seluruh bagian pada pohon ini bisa dimanfaatkan oleh manusia, baik itu buah, daun, ataupun serabutnya. Kelapa merupakan tanaman multimanfaat yang mudah ditemui di wilayah beriklim tropis.  Tanaman ini telah tersebar di 86 negara dan diusahakan oleh sekitar lebih dari 10 juta keluarga. Tak hanya jadi sumber makanan dan minuman, pohon ajaib ini bisa juga dimanfaatkan sebagai bahan bangunan dan rumah; kerajinan tangan; bahan campuran pada industri kosmetik, sabun, dan masih banyak lagi
.
Namun, kelapa seperti halnya tumbuhan lainnya yang banyak jenisnya. Salah satu jenis kelapa yang sedang populer adalah kelapa kopyor. Kini, bibit kelapa kopyor unggul banyak diburu oleh pembudidaya. Pasalnya, kelapa ini memiliki nilai yang cukup tinggi di pasaran. Jika diolah menjadi makanan atau minuman, kelapa kopyor adalah juaranya. Rasanya manis dengan daging yang lebih renyah atau krispi jika dibandingkan kelapa biasa.

Untuk menjadi pembudidaya hal yang pertama kali perlu diperhatikan adalah bibit tanaman. Agar memperoleh hasil panen maksimal, Anda harus menggunakan bibit kelapa kopyor yang berkualitas unggul. Anda bisa membuatnya sendiri. Namun, jika kesulitan dan tak ingin repot,  Anda bisa memesannya di pembudidaya bibit kelapa kopyor yang sudah terpercaya. Jika Anda tertarik untuk memperoleh bibit kelapa kopyor unggul, Vista Agro yang berlokasi di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, siap membantu Anda menyediakannya.

Pada artikel berjudul “Hama dan Penyakit Tanaman Kelapa”,  kita telah membahas mengenai hama yang biasa menyerang dan mengancam hidup pohon kelapa. Jadi, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas cara pemeliharaan kelapa kopyor dengan hasil panen maksimal dan memuaskan.



Pemeliharaan Kelapa Kopyor

Sampai berumur tiga tahun petani harus intensif memelihara tanaman kelapa kopyor. Sebab, pertumbuhan tanaman kelapa yang masih muda sangat berpengaruh pada produksi buah kelapa nantinya. Tak jauh beda dari perawatan kelapa biasa, perawatan kelapa kopyor meliputi kegiatan-kegiatan, yaitu penyulaman, penyiraman, pengolahan tanah, pemeliharaan jalan kebun dan drainase, pemberian mulsa, pemupukan hingga pembersihan mahkota daun.

Penyiraman

Penyiraman bibit kelapa kopyor sangat diperlukan sampai tanaman berusia tiga tahun. Penyiraman ini sangat berarti apabila kekeringan datang akibat musim kemarau. Waktu terbaik melakukan penyiraman adalah sore hari. Pasalnya, di sore hari, tanah sudah dingin sehingga memudahkan air untuk langsung masuk ke dalam tanah dan meresap sempurna.
Untuk jumlah air dan frekuensi yang diperlukan sangat bergantung panda kondisi lingkungan, bisa setiap hari, bisa juga dua hari.

Pengolahan Tanah

Pengolahan tanah ini sangat diperlukan. Pasalnya, pengolahan tanah memiliki banyak manfaat bagi kelangsungan hidup tanaman. Saat musim kemarau tiba, pengolahan tanah bertujuan untuk mengurangi penguapan air. Pengolahan tanah juga dapat membasmi hama tanaman kelapa yang terdapat di sekitar batang bawah tanaman. Pengolahan tanah ini tak harus dilakukan di seluruh kebun. Anda bisa melakukannya haya di sekitar batang tanaman, pada batas satu meter di luar piringan.    

Pengolahan tanah dapat dilakukan dengan melakukan penacngkulan dangkal (kecrok). Ini bisa dilakukan pada awal musim hujan dan awal musim kemarau. Penangkulan dangkal ini untuk memiyis akar-akar yang tumbuh dekat dengan permukaan tanah. Upaya ini dilakukan guna menstimulir terbentuknya akar-akar baru. Artinya, akan ada akar yang lebih banyak jumlahnya di kemudian hari. Hal ini baik bagi tanaman. Nantinya akar akan menyerap unsur hara yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman.

Pemeliharaan Jalan Kebun dan Drainase

Pemeliharaan jalan kebun sangat perlu. Jalan yang terawat dengan baik mempermudah akses pekerjaan dan aktivitas keluar masuk kebun. Pemeliharaan jalan bisa dilakukan minimal setiap bulan.  Begitu pun pemeliharaan saluran drainase. Saluran drainase berfungsi sebagai tempat pembuangan air hujan maupun sisa air pengairan. Pembersihan pada saluran ini sangat perlu apabila musim memasuki masa penghujan. Jangan sampai kotoran yang menumpuk di saluran drainase menghambat jalannya air.

Pemberian Mulsa

Pemberian mulsa memiliki fungsi untuk menjaga kelembaban tanah. Hal ini menjadi penting sebab pemberian mulsa juga memiliki efek mengurangi penguapan air tanah, menegar tanah lekas padat, dan menekan pertumbuhan rumput pengganggu dan gulma. Selain itu pemberian mulsa juga dapat menambah bahan organik yang tersedia dalam tanah. Pemberian mulsa idealnya dilakukan pada musim kemarau.

Pemupukan

Cara pemberian pupuk pada tanaman kelapa adalah dengan sistem rorakan. Sistem rorakan adalah menaburkannya dengan pola melingkari batang tanaman, dengan jarak sekitar 1 m – 1,5 m dari batang tanaman. Setelah pemberian, pupuk ditutup dengan tanah agar tak hilang karena menguap terkena sinar matahari.

Pemupukan baiknya dilakukan pada awal dan akhir musim hujan. Seperti jenis tanaman budidaya lainnya, pemupukan sangatlah diperlukan pada pohon kelapa kopyor. Pemupukan dapat meningkatkan kualitas tanah. Hal ini baik untuk pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Untuk dosis pemberian pupuk berbeda pada tiap tempat, tergantung umur tanaman, kondisi lingkungan, dan tingkat kesuburan lahan

Membersihkan Mahkota Daun

Pembersihan mahkota dilakukan pada tanaman kelapa yang sudah berbuah. Hal ini dimaksudkan agar intensitas cahaya matahari yang masuk ke dalam mahkota atau daun muda. Tujuannya adalah agar proses asimilasi dan aktivitas organik lain meningkat. Pembersihan ini umumnya dilakukan bersamaan dengan pemanenan. Anda bisa membuang pelepah daun yang mengering dan beberapa kotoran lain yang berada di mahkota.

Jika Anda tertarik membudidayakan tanaman satu ini, kami (Vista Agro) siap membantu menyediakan bibit kelapa kopyor unggul. Anda bisa langsung datang di tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kami juga bisa dihubungi di nomor WhatsApp (WA): 082136461851

Manfaat ganda dari Tanaman Kelapa

Pohon kelapa merupakan tanaman serba guna yang memiliki segudang manfaat. Buanya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan manusia. Mul...