Tampilkan postingan dengan label bibit kelapa kultur embrio. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bibit kelapa kultur embrio. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Juli 2015

Mengenal Jenis Jenis Kelapa

 Mengenal Jenis Jenis Kelapa


Kelapa adalah salah satu tanaman yang tumbuh subur di Indonesia dengan beragam varietasnya. Kelapa secara ilmu biologi termasuk family palma yang bisa dibagi menjadi tiga macam. Ada varietas dalam yang terdiri dari viridis (kelapa hijau), rubescens (kelapa merah), macrocorpu (kelapa kelabu), sakarina (kelapa manis). Lalu ada kelapa genjah dengan varietas eburnia (kelapa gading), regia (kelapa raja), pumila (kelapa puyuh), pretiosa (kelapa raja Malabar dan ada pula kelapa hibrida.
Varietas dalam adalah salah satu jenis kelapa dengan batang tinggi dan besar, ukurannya bisa mencapai 30 meter bahkan lebih. Kelapa dalam mulai berbuah di usia tanam sekitar 6-8 tahun. Namun soal umur, tanaman kelapa jenis ini bisa mencapai 100 tahun lebih.

Ada beberapa keunggulan varietas Dalam yang bisa diungkap disini. Pertama produksi kopranya lebih tinggi yaitu sekitar 1 ton kopra/ ha/tahun di umur 10 tahun. Kedua produktifitasnya mencapai 90 butir setiap pohon dalam satu tahunnya. Lalu daging buahnya tebal dank eras dengan kadar minyak yang lebih tinggi. Lalu lebih tahan terhadap hama dan penyakit.
Varietas genjah memiliki kelebihan sekaligus kelemahan. Kelemahannya peka terhadap keadaan lingkungan yang kurang baik. Berbuat lebat tetapi mudah dipengaruhi fluktuasi iklim. Ukuran buahnya relatif lebih kecil dengan kadar kopra yang rendah. Namun kelebihannya buah kelapa jenis ini ukurannya tidak terlalu tinggi sehingga tidak membahayakan sekitar dan buahnya lebih cepat sekitar 4-5 tahun.

Varietas ketiga adalah jenis hibrida. Varietas kelapa jenis inilah yang kini menjadi primadona masyarakat petani perkebunan. Varietas hibrida memiliki banyak keunggulan. Diantaranya lebih cepat berbuah, yaitu sekitar 3-4 tahun setelah tanam. Kemudian produksi kopra lebih tinggi sekitar 6-7 ton per hektar per tahunnya di umur 10 tahun. Lalu produktivitasnya sekitar 140 per pohon setiap tahunnya. Lalu dagingnya lebih tebal, keras dan kandungan minyaknya tinggi. Lalu produktivitas tandan buah sekitar 12 tandan dan berisi sekitar 10-20 butir buah kelapa, daging buahnya memiliki ketebalan sekitar 1,5 cm. termasuk dalam hal ini adalah tanaman kelapa kopyor varietas hibrida hasil kultur embrio yang kini semakin populer saja. 

Tertarik mencoba budidaya kelapa kopyor varietas hibrida dengan pilihan jenis merah coklat, hijau? Kami sedia bibit kelapa kopyor berkualitas unggul dan sudah dipercaya konsumen di berbagai wilayah seperti Cirebon, Semarang, Sleman, Bogor, Jepara dan lain sebagainya.  
bibit kelapa hibrida

Sabtu, 16 Mei 2015

Tiga Alasan Budidaya Kelapa Kopyor

Budidaya kelapa kopyor perlahan tapi pasti kini mulai dikembangkan masyarakat luas. Walaupun budidaya kelapa kopyor t ergolong hal yang baru, namun masyarakat mulai banyak yang tertarik dan membudidayakan kelapa kopyor. Pertanyaanya, apa alasan utama mengapa masyarakat mulai tertarik membudidayakan kelapa kopyor?

Artikel berikut ini akan sedikit mengupas tentang alasan budidaya kelapa kopyor. Pertama, Nilai ekonomis kelapa kopyor yang tinggi. Seperti diketahui, harga kelapa kopyor di pasaran mencapai 20 ribu sampai 30 ribu per biji. Tentu saja harganya lebih mahal daripada kelapa biasa. Harga kelapa biasa biasanya hanya berkisar lima ribu sampai sepuluh ribu rupiah.

Kedua, belum banyak yang membudidayakannya alias minim pesaing. Budidaya kelapa kopyor selama ini tersentra di daerah Pati, Bogor, Jepara dan Magelang. Untuk daerah lainnya masih jarang. Bahkan, di Pati sendiri terpusat di kawasan Tayu dan sekitarnya. itu artinya masih ada peluang yang cukup prospek untuk kedepannya.

Ketiga, Cara budidayanya cukup mudah. Budidaya kelapa kopyor bisa dibudidayakan di tempat manapun, selama curah hujannya cukup dan kadar kelembaban udaranya terjaga. Memang daerah dataran rendah lebih disukai dan mudah untuk budidaya kelapa, termasuk kelapa kopyor ini. Namun, daerah datarang tinggi juga banyak yang berhasil membudidayakan kelapa kopyor.

Walapun demikin, anda sebagai petani pemula yang ingin membudidayakan kelapa kopyor perlu memperhatikan kriteri tertentu. Utamanya selain mempersiapkan ilmu budidaya, juga memilih bibit kelapa kopyor yang baik dan berkualitas, juga diperlukan sedikit kesabaran dan ketelatenan. Mengingat budidaya kelapa kopyor dapat dipanen setelah umur empat sampai lima tahun. Namun, tidak ada salahnya anda mencobanya, sebagai salah satu investasi jangka menengah yang cukup menjanjikan.

Terimakasih anda telah membaca artikel tiga alasan budidaya kelapa kopyor. 

Manfaat ganda dari Tanaman Kelapa

Pohon kelapa merupakan tanaman serba guna yang memiliki segudang manfaat. Buanya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan manusia. Mul...