Selasa, 28 April 2020

Selain Lezat, Inilah Khasiat Konsumsi Kelapa


 

Baru saja kita masuk bulan suci Ramadan. Enak rasanya dapat menyantap makanan lezat dan minuman segar saat buka puasa. Nah, minuman segar yang sedang hits adalah es kelapa kopyor. Kini, bibit kelapa kopyor banyak dicari sebab tren konsumsi kelapa kopyor yang meningkat seiring waktu.
Bagaimana tidak, kelezatan yang terkandung dalam daging buah kelapa kopyor sudah tak diragukan lagi. Selain itu, daging kelapa kopyor memiliki banyak varian olahan yang tak pernah bikin bosan. Kelapa tak hanya bisa disajikan sebagai olahan minuman. Lebih dari itu, buah satu ini bisa menjadi campuran pada kue ataupun jenis masakan lainnya.

Bagian dalam kelapa kopyor tampak bergumpal, berantakan, dan seperti tercampur aduk. Selain itu, ciri kelainan pada kelap kaopyoradalah daging buah yang empuk dan terkupas dari tempurungnya. Kandungan air dalam buah kelapa kopyor cenderung lebih sedikit dibanding kelapa normal. Begitupun dalam hal rasa dan aroma kelapa kopyor punya ciri khas tersendiri.

Namun, tak hanya rasa saja yang jadi keunggulan buah satu ini. Khususnya buah kelapa kopyor ternyata punya khasiat yang baik untuk tubuh dan kesehatan. Memang tak salah lagi kalau kelapa punya julukan pohon kehidupan. Hal ini dikarenakan dari batang, sabut, buah, tempurung, hingga daunnya yang sudah kering bisa dimanfaatkan oleh manusia.

Rasa yang mantap dan khasiat yang banyak membuat kelapa menjadi primadona di pasar. Buahnya banyak dicari. Sampai-sampai pasokan buah dari kebun menjadi kekurangan. Permintaan  buah kelapa untuk industri besar pun cukup tinggi. Begitu pun permintaan di kalangan pedagang es buah.

Dalam artikel ini kita akan mengulas sedikit perihal cara pengolahan kelapa kopyor sehingga dapat menjadi kudapan yang lezat dan menyegarkan. Ini bisa menjadi pilihan bagi Anda yang bingung berbuka puasa dengan menu apa. Percayalah bahwa olahan buah kelapa tidak akan mengecewakan  lidah Anda.

Untuk membuat es kelapa kopyor tidaklah sulit. Anda bisa memanfaatkan bahan-bahan yang ada di rumah Anda seperti gula, susu kental manis, es, dan sirup. Semua bahan itu dicampur dalam wadah dengan takaran sesuai selera. Setelah itu, masukkan daging kelapa kopyor. Es kelapa kopyor pun siap untuk dinikmati.

Khasiat Kelapa Kopyor

Namun, kelapa kopyor tak hanya bisa dimanfaatkan sebagai hidangan es saja. Banyak yang bisa diolah dari buah satu ini. Anda bisa membuat kue kelapa dan lain sebagainya.
Tetapi, di balik itu semua ternyata ternyata tersimpat khasiat yang dimiliki oleh buah satu ini.

Kelapa kopyor tak hanya lezat dinikmati. Buah satu ini memiliki kandungan nutrisi yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, calsium, dan lain sebagainya. Air pada kelapa kopyor mengandung sukrosa. Nutrisi itu sangat mudah larut dalam tubuh sehingga dapat diubah menjadi energi. Jadi, tak heran bila banyak orang yang mengonsumsi air kelapa untuk mengembalikan energi tubuh.

Beberapa manfaat yang bisa kita dapat setelah mengonsumsi kelapa adalah sebagai berikut:

1.     Air kelapa memiliki efek isotonik yang menyegarkan tubuh. Anda bisa mencampurkan air kelapa, daging kelapa, dengan tambahan sedikit gula dan es batu untuk mengonsumsinya. Minuman segar tersebut sangat cocok dikonsumsi pada waktu matahari sedag terik dan panas.

2.   Campuran air kelapa muda dengan air perasan jeruk nipis dipercaya dapat menjadi obat demam berdarah. Anda bisa meminumnya secara teratur beberapa kali sehari. Kelapa kopyor dapat membantu pemulihan demam berdarah.

3.       Mencampurkan air kelapa dengan sari jeruk juga dapat menobati cacingan pada anak.

4.       Daging kelapa kopyor dipercaya sebagai obat kejantanan. Ada ramuan dari madura yang memanfaatkan kelapa kopyor untuk obat bagi laki-laki perkasa. Sebuah amuan yang dapat meningkatkan gairah seksual. Ramuan tersebut dibikin dari sebutir kelapa kopyor, sebotol minuman bersoda, dan campuran 3 sendok makan susu kental serta sesendok madu. Setelah minum ramuan itu, konon pasangan suami istri tidak akan mudah capek.

Selain beberapa khasiat itu, kelapa kopyor ternyata memiliki manfaat sebagai obat detoksifikasi alami. Telah menjadi rahasia umum apabila air kelapa adalah penetralisir racun alami yang ampuh. Begitupun kelapa kopyor, buah ini dapat menjadi piranti untuk membuang zat-zat kimia beracun yang bersarang di dalam tubuh manusia. Dan dalam beberapa artikel, kelapa kopyor konon dapat mengendalikan penyakit diabetes. 

Kelapa kopyor juga bermanfaat bagi kecantikan. Kandungan yang ada di dalamnya dapat mencegah penuaan dini. Antioksidan yang tinggi di dalam kelapa kopyor dapat menghambat penuaan sel-sel pada kulit. Artinya, dengan rutin meminum air kelapa, Anda bisa terlihat awet muda. Diimbangi dengan asupan vitamin dan nutrisi yang lain, Anda bisa menggunakan kelapa kopyor sebagai tambahan nutrisi bagi peremajaan kulit. Begitulah, banyak sekali khasiat yang dikandung buah satu ini.

Memulai Budidaya Kelapa Kopyor
 
bibit kelapa kopyor
Dengan kelezatan dan khasiat yang dikandung, kelapa kopyor benar-benar diburu di pasaran. Kebutuhan akan buah kelapa ini meningkat ketika memasuki bulan Ramadan. Ini adalah waktu yang tepat untuk memulai budidaya kelapa kopyor. Bagaimanapun, seringkali pola pasar di Indonesia menguntungkan bagi pembudidaya kelapa kopyor. Tak banyak yang budidaya, tapi permintaan selalau tinggi. Itulah. 

Jika Anda tertarik untuk memulai menjadi pembudidaya kelapa kopyor, Vista Agro siap membantu menyediakan bibit kelapa kopyor unggulan yang terpercaya. Bibit kelapa kopyor unggul sangat berpengaruh pada hasil panen yang lebih optimal. Jika Anda berlokasi di sekitar Jogja, Anda bisa dapat langsung ke tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kami juga bisa dihubungi di nomor WhatsApp (WA): 082136461851

Senin, 27 April 2020

Penyebab Lubang pada Buah Kelapa Kopyor

bibit kelapa kopyor

Bibit kelapakopyor bisa mati karena hama dan penyakit. Begitu pun pada tanaman kelapa kopyor dewasa, juga bisa terserang hama dan penyakit. Barangkali, kita, sebagai petani kelapa, sudah berikhtiar dengan melakukan bermacam cara untuk mencegahnya. Namun, alam berkehendak lain, buah kelapa kopyor yang hendak kita panen rusak karena serangan hama.

Di Indonesia, beberapa hewan pengerat menjadi ancaman bagi buah kelapa. Ambil contoh saja, tikus dan bajing. Serangan hama bajing ini sering menyisakan lubang pada buah kelapa. Hal ini tentu merusak hasil panen dan menurunkan kualitas kelapa dan membuatnya menjadi tak layak jual. Maka dari itu, kita perlu tahu cara mengatasinya dengan baik, cepat dan tepat.

Gejala yang ditimbulkan serangan bajing adalah munculnya lubang gerekan pada tempurung kelapa. Bentuknya bulat, tapi gerekan pada bagian serabut tampak tak rata. Biasanya, isi buah bisa habis hanya dalam waktu 2 – 3 hari. Apabila terus dibiarkan, bajing akan berkembang biak dan terus menerus merusak buah kelapa kopyor yang lainnya.

Rata-rata, seekor bajing dapat membuat kerusakan pada 1 – 2 buah kelapa dalam satu bulan. Coba saja kalikan, berapa jumlah bajing yang hidup di kebun kelapa. Mengerikan.

Hama Bajing dan Tikus Penyerang Buah Kelapa

Bajing, seperti hewan lainnya, memiliki jenis yang bermacam-macam. Bajing terdiri dari 51 genus dan 278 spesies. Ada bajing yang hidup di tanah, ada pula yang hidup di pohon. Bahkan, ditemukan, ada bajing yang dapat melayang menggunakan membran yang ada di antara kaki depan dan belakangnya. Bajing jenis ini dapat berpindah dari satu pohon ke pohon lain dengan cepat.
Ingat, bajing berbeda dengan tupai. Tupai lebih gemar memakan serangga. Sedangkan bajing merupakan binatang pengerat yang mengincar buah-buahan seperti kelapa. Tak seperti tupai, bajing memiliki moncong yang tak terlalu panjang.

Beberapa bajing yang ada di Indonesia adalah bajing tiga warna atau Calloscirrus prevostii yang banyak ditemukan di Kalimantan. Di Thailand, Semenanjung Malaya, Sumatra dan Jawa ada bajing Calloscirrus nigrovittatus. Selain itu, di Nusantara pun ditemui jenis bajing Calloscirrus notatus
Bajing ini merusak buah kelapa secara langsung. Sebab, makanan hewan satu ini adalah kelapa. Namun, sebagai petani, Anda harus tahu cara mengatasi hama satu ini. Penanganannya pun tak terlalu sulit. Anda hanya butuh ketrampilan dan kemauan.

Pengendalian bajing bisa dilakukan dengan cara pemberantasan hama. Bisa menggunakan jebakan atau Anda melakukan perburuan bajing secara manual.

Begitu pun pada penanganan hama pengerat lainnya seperti tikus pohon. Hewan bernama Rattus  rattus roque ini hidup di tanah. Meski begitu, hama ini merusak buah kelapa. Seperti halnya bajing, tikus pohon gemar membuat lubang pada buah kelapa. Bentuk lubang yang disebabkan hewat pengerat ini tak rata, berbentuk bulat atau pun melebar.  Untuk mengatasi dua hewan yang jadi hawa kelapa itu Anda juga dapat membuat umpan beracun.

Hama Lain yang Biasa Merusak Kelapa

Selain bajing dan tikus ada banyak lagi hama yang biasa menyerang pohon maupun buah kelapa. Salah satunya adalah belalang sexava. Belalang jenis ini gemar memakan daun kelapa. Belalang dewasa memakan daun yang tua. Namun, jika daun yang tua sudah habis, belalang juga akan memakan daun muda. Bahkan, tak jarang hama ini memakan buah yang masih muda ataupun bunga pada pohon.

Seekor belalang, untuk melangsungkan hidupnya, membutuhkan 20 cm daun setiap malam. Belalang jenis ini bisa menghabiskan seluruh daun pada pohon kelapa yang ditumpanginya. Jadi, apabila pengendalian hama tak segera dilakukan, maka tak ayal jika nantinya pohon akan mati.
Pengendalian hama ini bisa dilakukan dengan menanam tanaman penutup tanah. Selain memaksimalkan lahan dan menyuburkan tanah, tanaman penutup tanah bisa mengurangi jumlah telur belalang bahkan menghindarinya.

Anda juga bisa melakukan pengendalian secara kimiawi. Pengendalian jenis ini memanfaatkan obat-obatan kimia. Pengendalian kimiawi dilakukan dengan menyemprotkan Baythroid 50 WSC dengan dosis 1 cc – 2 cc per liter air atau dengan BHC sesuai dengan dosis yang telah dianjurkan.
Selain belalang, ada pula kwangwung atau kumbang badak. Kumbang satu ini berwarna hitam kecoklatan dengan kepala kecil bertanduk. Kumbang badak dewasa mengincar pucuk kelapa untuk mencari bagian yang muda dan lunak serta mengandung banyak air. Setelah itu, kumbang akan mengisap cairan yang ada di situ.

Jika kerusakan yang diakibatkan oleh kumbang ini sampai pada titik tumbuh, maka kelapa tidak dapat membentuk daun baru lagi sebelum akhirnya mati perlahan-lahan. Serangan dari serangga ini juga dapat menjadi awal dari hama lainnya. Luka yang disebabkan oleh kumbang badak mengakibatkan serangan hama sekunder, yaitu kumbang sagu.

Anda bisa mengendalikan hama kumbang badak ini dengan tiga cara, yaitu sanitasi, cara biologis, dan cara kimiawi. Cara sanitasi adalah dengan membersihkan kebun dari sisa-sisa tanaman. Anda bisa membakar kotoran kebun itu atau menguburkannya di tanah. Pembersihan bisa dilakukan setiap 1 – 2 bulan. Dengan keadaan kebun yang bersih, tak ada kesempatan bagi larva untuk hidup dan bertelur.

Kejelian Petani Diperlukan
bibit kelapa kopyor

Kejelian petani sangat diperlukan dalam penanaganan hama. Sebab, telat sedikit hama bisa menyebar ke seluruh kebun. Hal ini akan mengakibatkan kerugian yang besar. Namun, tenang, setiap masalah pasti ada solusinya. Anda bisa sedikit bersenang hati karena membudidayakan kelapa kopyor tak memerlukan khusus seperti merawat tanaman lainnya.

Jika Anda tertarik untuk memulai membudidayakan kelapa, khususnya kelapa kopyor, Vista Agro siap membantu menyediakan bibit kelapa kopyor unggul. Apabila Anda berlokasi di sekitar Jogja, Anda dapat langsung mengunjungi tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Jika Anda di luar kota Jogja, Anda dapat menghubungi kami di nomor WhatsApp (WA): 082136461851

Pentingnya Pemupukan Tanaman Kelapa



Tak ada tanaman yang bisa hidup tanpa nutrisi yang terkandung dalam tanah. Secara alamiah, tanah menyediakan pasokan nutrisi untuk menunjang tumbuh kembang tanaman. Tak terkecuali pada tanaman kelapa kopyor. Sejak dari benih, bibit kelapa kopyor butuh pasokan zat dan unsur penunjang kehidupan. Unsur penunjang itu tak hanya air, cahaya matahari, dan iklim. Namun, juga unsur hara dalam tanah dan kandungan lainnya yang memang dibutuhkan oleh pohon kelapa.

Maka dari itu, penting bagi para petani kelapa kopyor untuk selalu memperhatikan asupan nutrisi tersebut. Sebab, ini merupakan salah satu faktor yang menjadikan tanaman ini berhasil tumbuh atau tidak. Makin bagus asupan nutrisi, maka akan semakin optimal pula pertumbuhan pohon kelapa kopyor. Dan makin optimal dan sehat pohon, maka buah yang akan dihasilkan pun akan makin banyak dan berkualitas.

Memang banyak sekali cara yang bisa ditempuh untuk menjadikan tanaman tumbuh optimal. Banyak pula artikel yang telah membahas soal ini. Namun, Anda perlu tahu, ada langkah sederhana yang memang lazim dilakukan oleh petani. Langkah itu adalah pemupukan.

Pupuk adalah sesuatu yang sangat umum di dunia pertanian. Seorang pembudidaya tak bisa lepas dari pupuk. Sebab, pupuk ini bersifat positif bagi tanaman. Ia bisa membuat tanaman tumbuh dan berproduksi secara maksimal. Pupuk, baik itu organik maupun nonorganik, dapat menambah nutrisi pada tanah. Pupuk memiliki berbagai macam jenis. Ada yang berbentuk cair, ada pula yang padat. 
Pupuk pun terbuat dari berbagai macam bahan dan cara pembuatan. Dengan berbagai cara, Anda bisa membuat pupuk sendiri di rumah. Pupuk bisa dibuat dari memanfaatkan bahan organik sisa.

Namun, satu hal yang perlu Anda catat adalah tak semua pupuk cocok dengan tanaman. Meski intinya sama, yaitu menunjang kesuburuan tanah, pupuk memiliki efek dan dampaknya masing-masing. Jangan sampai Anda salah memberikan pupuk. Dosis pada pupuk pun berbeda-beda tergantung kebutuhan. Salah dalam penggunaan pupuk bisa fatal akibatnya. Selain bisa merusak tanaman, pemberian pupuk yang salah juga dapat merusak tanah.

Manfaat Pemupukan

Pemupukan adalah tindakan menambahkan unsur hara pada tanah yang berfungsi bagi tanaman. Tujuan pemupukan, yaitu memperbaiki tingkat kesuburan tanah agar tanaman kelapa kopyor dapat nutrisi yang cukup untuk berproduksi dan mempertahankan hidupnya.

Salah satu fungsi pupuk juga merekayasa tanah yang tak subur. Tanah yang tak terlalu subur bisa diperbaiki dengan cara pemupukan. Maka dari itu, pemupukan dapat dilakukan apabila tanah tak dapat memenuhi unsur hara yang dibutuhkan.

Dosis pemberian pupuk ini berbeda-beda. Jadi, tak bisa diberikan secara sembarangan. Hal ini bergantung pada daerah penanaman, umur tanaman, hingga tingkat kesuburan pada media tanam atau kebun. Bagi tanaman kelapa, pemupukan sangat baik apabila dilakukan pada awal dan akhir musim hujan. Pemberian pupuk bisa dilakukan dengan sistem rorakan.

Pemupukan dengan cara rorakan ini sangat mudah. Anda hanya perlu menaburkan pupuk dengan cara melingkar atau memutari batang tanaman. Pemupukan dilakukan dengan jarak sekitar 1 m – 1,5 m dari batang tanaman. Setelah selesai, tutup pupuk dengan tanah agar pupuk tak cepat hilang menguap karena sinar matahari. Penutupan menggunakan tanah ini juga menghindari terjadinya leaching (pencucian) apabila air hujan mengguyur kebun. Untuk pemberian pupuk kandang yang efektif dan berdaya guna, Anda bisa melakukannya satu kali, yaitu pada awal musim hujan.  

Dosis Pemupukan pada Tanaman Kelapa Genjah berdasarkan Usianya

Dosis pemberian pupuk ini diambil dari sumber buku berjudul Budidaya Kelapa Genjah karya Warsino, alumni Akademi Penyuluh Pertanian (APP) Yogyakarta dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Petanian Tanaman Pangan Kab. Wonosobo, Jawa Tengah.

1.      Umur 1 bulan : membutuhkan 100 Urea g/pohon/tahun; 100 SP-36 g/pohon/tahun; 100 KCl g/pohon/tahun
2.       Umur 6 bulan : membutuhkan 150 Urea g/pohon/tahun; 150 SP-36 g/pohon/tahun; 150 KCl g/pohon/tahun
3.       Umur 1 tahun : membutuhkan 200 Urea g/pohon/tahun; 200 SP-36 g/pohon/tahun; 200 KCl g/pohon/tahun + pupuk kandang
4.       Umur 1,5 tahun : membutuhkan 500 Urea g/pohon/tahun; 500 SP-36 g/pohon/tahun
5.       Umur 2 tahun : membutuhkan 750 Urea g/pohon/tahun; 750 SP-36 g/pohon/tahun + pupuk kandang
6.       Umur 3 tahun : membutuhkan 1.000 Urea g/pohon/tahun; 1.000 SP-36 g/pohon/tahun + pupuk kandang
7.       Umur 4 tahun : membutuhkan 1.250 Urea g/pohon/tahun; 1.250 SP-36 g/pohon/tahun
8.       Umur 5 tahun ke atas: membutuhkan 1.500 Urea g/pohon/tahun; 1.500 SP-36 g/pohon/tahun

Begitulah pembagian pemupukan pada jenis kelapa genjah. Jika dibandingkan jenis tanaman lain, pohon kelapa bisa dibilang memiliki perawatan yang lebih mudah. Tak ada perawatan khusus yang diinginkan oleh tanaman kelapa. Apalagi, di Indonesia, yang wilayahnya adalah tropis dan sangat cocok untuk budidaya kelapa.

Namun, perawatan seperti pemberian pupuk ini juga harus diimbangi pula dengan perawatan lainnya. Misalnya, pembersihan kebun dari gulma dan hama. Atau pun penanaganan penyakit yang menjangkit tanaman secara cepat dan tepat.

Selain itu, yang harus menjadi perhatian lebih petani adalah pemilihan bibit kelapa yang akan digunakan. Sebab, bibit kelapa menentukan bagaimana kelapa nantinya. Makin bagus bibit, maka kualitas kelapa pun makin baik.


Jika Anda tertarik untuk memulai membudidayakan kelapa, khususnya kelapa kopyor, Vista Agro siap membantu menyediakan bibit kelapa kopyor unggul. Bagaimanapun, bibit kelapa kopyor unggul sangat berpengaruh pada hasil panen yang lebih optimal. Apabila Anda berlokasi di sekitar Jogja, Anda dapat langsung mengunjungi tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Jika Anda di luar kota Jogja, Anda dapat menghubungi kami di nomor WhatsApp (WA): 082136461851



Inilah Proses Panen dan Pascapanen Pohon Kelapa




Panen adalah waktu yang paling ditunggu oleh petani. Bagimana tidak, di masa panenlah, jerih payah yang berlangsung pada masa perawatan terbayar. Pada masa panen itu, petani memetik buah atas apa yang telah mereka tanam dan usahakan.

Sejak dari bibit kelapa kopyor, petani sudah mulai merawat dan memperhatikan tanaman. Petani juga yang menyiapkan lahan dan menjaga agar tanaman tetap sehat. Lalu, ketika proses pertumbuhan tanaman, petani harus tetap telaten memperhatikan tumbuh kembang tanaman. Jadi, tidak mengaetkan apabila masa panen jadi saat paling ditunggu. Sebab, di masa panen (pemetikan buah) petani bisa balik modal dan mendapat untung dari apa yang sudah diusahakan.

Namun, apakah panen bisa dilakukan secara sembarangan? Jawabanya, tentu tidak. Sebab, apabila panen dikerjakan secara serampangan malah akan menimbulkan dampak negatif. Panen sembarangan bisa menurunkan kualitas buah atau bahkan merusak tanaman.

Penurunan kualitas buah ini bisa berdampak pada turunnya minat konsumen kepada buah kelapa dari 
kebun kita. Begitupun kerusakan pada tanaman yang punya dampak tak kalah mengerikan. Kerusakan pohon kelapa bisa memicu hama dan penyakit pada pohon. Hal itu jika dibiarkan bisa memicu kematian pada pohon kelapa.

Maka dari itu, kita perlu mengetahui tata dan cara melakukan panen ang benar. Sebab, dengan panen yang benar, kualitas buah yang kita petik akan terjaga dan pohon pun tidak rusak.
Lalu, apa saja yang harus diketahui sebelum melakukan panen kelapa?

Umur Panen yang Baik

Biasanya, tanaman kelapa, khususnya yang berjenis kelapa genjah, mulai menghasilkan buah pada umur 3 – 4 tahun. Makin bertambah usia tanaman, maka makin banyak buah yang akan dihasilkan. Namun, pohon kelapa punya titik maksimal, yaitu pada umur  10 – 18 tahun. Setelah umur itu, produksi buah pada pohon akan berangsur menurun. Penurunan produksi yang merosot tajam biasanya ketika pohon kelapa sudah masuk usia 40 tahun.

Lain hal pada kelapa jenis dalam. Kelapa jenis dalam menghasilkan buah pada umur 6 – 8 tahun. Sama seperti jenis sebelumnya, semakin tua, semakin lebat pula buahnya. Pada kelapa ini, pembuahan maksimal terjadi di umur 15 – 20 tahun. Dan produksi mulai merosot di umur setelahnya.

Ketika buah kelapa sudah masak, panen sudah sipa dilakukan. Kelapa yang masak ini ditandai dengan penampakan sabut yang mulai kering; tempurung berwarna hitam dan buah memiliki berat yang lebih ringan dari pada berat kelapa yang masih muda. Biasanya, buah kelapa yang sudah tua itu akan jatuh dengan sendirinya. Hal ini dikarenakan pada buah yang tua tangkai itu sudah mulai mudah putus dan rapuh.

Biasanya, buah akan mulai jatuh pada bulan ke 11 dan 12. Terhitung sejak terjadinya penyerbukan, buah kelapa butuh waktu sekitar 11 – 12 bulan untuk pembentukan buah.
perlakuan berbeda bisa dilakukan pada buah yang akan dijadikan benih. Khusus untuk buah yang akan dijadikan benih, pemetikan paling baik dilakukan saat umur 11 – 12 bulan setelah penyerbukan. 
 Pada umur itu buah kelapa sudah masak di pohon. Biasanya, pada umur itu, kelapa sudah mudah untuk dipetik (dilepas dari tangkainya).

Pada kelapa, baik genjah maupun jenis dalam, tak dikenal masa panen raya. Tak seperti kopi, cengkeh, randu, atau cokelat, pohon kelapa tampaknya tak menunjukkan adanya perioditas musim berbungan dan berbuah secara jelas. Artinya, pohon ini akan terus berbunga dan berbuah sepanjang musim.

Proses Pemetikan Buah Kelapa

Pemetikan kelapa bisa dilakukan dengan interval waktu 1 – 2bulan. Jika interval waktunya lebih dari dua bulan, maka kemungkinan besar kelapa sudah banyak yang jatuh di tanah. Namun, jika pemetikan dilakukan kurang dari satu bulan, hal itu tak efisien.

Cara pemetikan sangat terfantung pada letak dan ketinggian buah kelapa. Pada kelapa genjag, di tahun pertama, pemetikan bisa dilakukan langsung menggunakan tangan tanpa perlu memanjat pohon. Jika pohon sudah tumbuh dan tak bisa digapai langsung menggunakan tangan, biasanya pemanen dapat memanfaatkan beberapa alat seperti sabit atau arit.

Pemetikan pohon kelapa yang tinggi biasa dilakukan dengan cara memanjatnya langsung. Setelah itu, janjang buah dipotong dengan menggunakan sabit atau arit yang telah diasah tajam agar buah-buahnya jatuh dan lepas dari tangkainya.

Biasanya, untuk mempermudah proses pemanjatan pohon kelapa, dibikin kowakan atau tataran di tubuh pohon dengan jarak satu sama lainnya sekitar 0,5 m. Namun, perlu diperhatikan bahwa pada kowakan haruslah sering dibersihkan agar tak membusuk dan menjadi sarang hama kwangmung (orytes rhinoceros).

Selain melakukannya secara manual, Anda bisa menggunakan jasa kera yang sudah terlatih untuk memanen kelapa di kebun Anda. Beberapa daerah di Indonesia memanfaatkan kera untuk membantu proses pemetikan buah kelapa.

Proses Pascapanen

Sama pentingnya dengan proses panen, seorang pembudidaya juga harus mengetahui bagaiman proses yang terjadi pascapanen. Ada banyak hal yang perlu diketahui dalam proses ini, yaitu penyimpanan buah, pengupasan sabut, penggandengan kelapa, hingga pengolahan.

Pada perkebunan besar, hasil panen pada umumnya disimpan terelebih dahulu selama beberapa hari sebelum dibuat kopra. Namun, ternyata, penyimpanan ini memiliki beberapa keuntungan tersendiri seperti memudahkan pelepasan sabut hingga meningkatkan kematangan buah.

Mudah bukan? Apabila Anda tertarik untuk memulai membudidayakan kelapa, khususnya kelapa kopyor, Vista Agro siap membantu menyediakan bibit kelapa kopyor unggul.

Bibit kelapakopyor unggul sangat berpengaruh pada hasil panen yang lebih maksimal. Anda berlokasi di sekitar Jogja? Anda bisa dapat langsung ke tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kami juga bisa dihubungi di nomor WhatsApp (WA): 082136461851

Manfaat ganda dari Tanaman Kelapa

Pohon kelapa merupakan tanaman serba guna yang memiliki segudang manfaat. Buanya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan manusia. Mul...