Breaking

LightBlog

Rabu, 06 Mei 2020

Indonesia Menjadi Negara Produsen Kelapa Terbesar di Dunia



Kini permintaan bibit kelapa kopyor melonjak. Banyak petani yang memilih membudidayakan salah satu jenis kelapa ini karena alasan ekonomi. Kelapa kopyor memiliki nilai jual yang cukup tinggi jika dibanding jenis lainnya. Di pasar lokal, buah kelapa kopyor jadi primadona yang tak henti-hentinya diburu oleh konsumen. Nah, berbicara mengenai kelapa (secara umum), ternyata pada tahun 2017, Indonesia masuk sebagai  salah satu produsen buah kelapa terbesar di dunia.

Siapa yang tak kenal tanaman kelapa? Tanaman multifungsi yang punya banyak manfaat untuk kehidupan manusia. Tanaman satu ini bahkan bisa disebut pohon kehidupan karena dari akar, batang, buah, hingga daunnya bisa dimanfaatkan. Selain itu, pembudidayaannya yang cukup mudah menjadikan tanaman khas daerah katulistiwa ini sebagai pohon yang kerap dikembangkan.

Konon, sejak zaman pra sejarah, kelapa telah dimanfaatkan manusia. Hingga saat ini, belum ditemukan daerah pasti yang menjadi asal tanaman satu ini. Meski demikian, beberapa pendapat menunjukkan bahwa tanaman kelapa berasal dari daratan Amerika Selatan. Ada pula yang berpendapat kelapa ditemukan pertama kali di New Zealand. Konon, di negara tersebut ditemukan fosil pohon kelapa yang berasal dari zaman Pleosin. Namun, ada pendapat lain yang mencatat bahwa kelapa itu berasal dari kawasan Asia Selatan yang kemudian menyebar ke daerah lain. 

Tanaman kelapa biasa tumbuh di wilayah beriklim tropis. Negara yang dilintasi garis katulistiwa adalah tempat paling ideal bagi kelapa untuk tumbuh dengan baik.  Di Indonesia, tanaman kelapa dapat ditemukan di semua provinsi. Tak hanya di pesisir pantai, tetapi bisa juga ditemukan di daerah pegunungan atau dataran yang agak tinggi.

Dalam artikel ini, kita akan melihat lima negara yang menjadi produsen terbesar buah kelapa di dunia:

Indonesia

Menurut katadata.co.id, pada tahun 2016, produksi buah kelapa di Indonesia mencapai angka 18,3 juta ton. Itu adalah pencapaian yang tinggi dan membuat Indonesia mendapat predikat sebagai negara penghasil kelapa tertinggi di dunia. Mesk begitu, menurut katadata.co.id produksi kelapa di Indonesia belum dimaksimalkan. Sebab, dalam industri kelapa, Indonesia masih belum banyak melakukan pengembangan.

Dalam sejarahnya, tanaman kelapa sudah dikenal sejak ratusan tahun lalu di Indonesia. Hingga sampai pada abad ke-19, produk dari kelapa, yaitu minyak kelapa mulai jadi komoditas perdagangan yang dikirim dari Asia ke Eropa. Perdagangan antarbenua ini tercatat dimulai sejak berdirinya VOC di Indonesia.

Nah, dikarenakan perdagangan kelapa yang meningkat seiring waktu, maka para pemodal asing mulai tertarik menginvestasikan banyak hal untuk membudidayakan tanaman satu ini. Jadi, tak jarang, pada masa itu banyak ditemukan perkebunan kelapa di Indonesia.

Tarikh 1886, perkebunan kelapa di Indonesia dibuat oleh Belanda. Kebun itu bertempat di pulau Tallise dan Kikabohutan. Namun, ternyata, jauh sebelum Belanda membuat kebun kelapa di Indonesia, kebun-kebun kelapa rakyat telah lebih dulu ada dan diusahakan.

Pada tahun 1880, kopra rakyat dari Minahasa sudah melakukan ekspor ke Eropa. Artinya, kopra rakyat lebih penting dari kopra yang dibikin oleh pemerintah kolonial waktu itu. Bersama kelapa, Indonesia pernah mengalami kejayaan. Sebelum deklarasi kemerdekaan Indonesia dan sebelum Perang Dunia II meletus, tepatnya pada tahun 1939, ekspor kopra dari Indonesia menduduki urutan keempat sesudah minyak bumi, gula, dan karet.

Filipina

Filipina adalah salah satu anggota ASEAN seperti Indonesia. Negara kepulauan ini memiliki jumlah produksi kelapa yang bisa dibilang sangat besar. Filipina bisa menghasilkan sejumlah 15,4 juta ton kelapa per tahun. Dalam perhitungan para ahli, produksi kelapa negara kepulauan di Asia Tenggara ini meningkat tiap tahunnya. Pulau Luzon, Visayas Timur dan Mindanao Selatan adalah area penghasil kelapa di negara Filipina.

Filipin pernah masuk sebagai negara pemroduksi kelapa terbesar di dunia sebelum akhirnya digeser oleh Indonesia. Untuk hasil panen kelapa ini, sebagian dari produksinya diekspor di sejumlah negara di dunia, dan sebagian digunakan di dalam negeri.

India

India memproduksi 11,9 juta ton kelapa per tahun. Angka ini berada di atas Brazil. Bagi masyarakat pedesaan di India, kelapa menjadi komoditas yang sangat penting. Daerah yang menghasilkan kelapa dalam jumlah besar ada di bagian selatan India.

Brasil

Produksi kelapa negara satu ini mencapai 2,9 juta ton per tahun. Iklim tropis di Brasil menjadi salah satu faktor yang menyebabkan produktivitas kelapa di negara ini tinggi.

Sri Lanka

Kemudian, Sri Lanka menjadi negara di bagian Asia Selatan yang masuk dalam produsen kelapa terbesar. Tingkat produksi yang dicapai negara ini adalah 2,5 juta ton per tahun. Jumlah ini adalah peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya.

Layaknya negara produsen kelapa terbesar di dunia lainnya, iklim yang ada di Sri Lanka sangat mendukung untuk produksi buah kelapa. Selain itu, kondisi geografis yang menjadi salah satu faktor pendukung lainnya.

Peluang Usaha Kelapa


Melihat fakta tersebut, sudah sangat pantas kita bilang bahwa budidaya kelapa memiliki potensi yang sangat tinggi. Produktifitas kelapa banyak dipengaruhi oleh iklim tanah dan kondisi alam tempat budidaya. Maka dari itu, Indonesia bisa dibilang menjadi tempat yang paling ideal untuk membudidayakan pohon satu ini.

Jika Anda tertarik memulai budidaya kelapa kopyor, Vista Agro siap membantu menyediakan bibit kelapa kopyor unggulan yang terpercaya. Bibit yang unggul akan menghasilkan tanaman yang kelak menjadi unggul pula. Apabila Anda berlokasi di sekitar Jogja, Anda bisa langsung ke tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kami juga bisa dihubungi di nomor WhatsApp (WA): 082136461851 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox