Breaking

LightBlog

Jumat, 01 Mei 2020

Mengatasi Penyakit Tanaman Kelapa Kopyor



Seperti hama, penyakit adalah ancaman bagi tiap tanaman budidaya. Tak hanya bisa merusak tanaman atau membuat pertumbuhan bibit kelapa kopyor terancam, penyakit bahkan bisa membuat tanaman mati. Oleh sebab itu, pengendalian penyakit sangat diperlukan. Pembudidaya kelapa harus telaten. 

Pengendalian penyakit memilik arti bahwa petani harus bisa menekan penyakit yang memiliki kemungkinan merusak tanaman. Namun, tak hanya mengatasi, petani bijak lebih gemar melakukan pencegahan penyakit. Pencegahan atau usaha preventif adalah langkah untuk menekan angka kerugian yang ditimbulkan oleh serangan penyakit.

Sebab, bagaimanapun, tanaman yang rusak hanya akan meniptakan kerugian bagi pembudidaya. Jadi, populasi penyakit pada tanaman harus ditekan sebisa mungkin. Jangan sampai karena penyakit, usaha budidaya menjadi kacau, rusak, dan malah menimbulkan kerugian besar.

Sebelum melakukan pengendalian penyakit, pembudidaya sebaiknya mengenali dan mengetahui gejala-gejala penyakit pada tanaman sedini mungkin. Dengan begitu biaya untuk mengatasinya bisa ditekan seminim mungkin. Bukankah lebih baik mencegah dari pada mengobati?

Usaha pencegahan atau upaya preventif perlu dilakukan. Pembudidaya bisa memulainya dengan merawat tanaman dengan baik agar tetap sehat. Dengan meningkatkan usaha preventif tersebut, risiko terserang hama dan penyakit bisa ditekan dan produksi yang dihasilkan bisa lebih memuaskan. Hal ini adalah wujud dari ketelatenan dan kekonsistenan dalam merawat tanaman.

Maka dari itu, sangat penting bagi pembudidaya untuk mengenal dan mengetahui cara serta teknik penanganan maupun pencegahan penyakit yang bisa menyerang kelapa kopyor.

Dalam artikel kali ini, kami akan membagikan beberapa penyakit—beserta gejalanya—yang biasa atau umum menyerang tanaman kelapa kopyor.

Penyakit Pucuk Busuk

Serangan penyakit satu ini membuat daun muda menjadi pucat. Lalu, berangsur-angsur tapi pasti layu kemudian mati. Serangan yang berat menyebabkan tanaman kelapa kopyor menjadi layu dan mati. Dan serangan pada tanaman yang sudah tua berakibat pada menguningnya mahkota daun, 
bergugurannya daun, dan membuat buah muda lebih mudah rontok.

Pengendalian penyakit ini dilakukan dengan memotong jaringan yang terinfeksi. Lalu, bekas potongan itu diolesi dengan fungisida. Upaya itu dilakukan apabila serangan penyakit masih cukup ringan.

Selain dengan cara tersebut, Anda bisa juga melakukan pengendalian dengan menyemprot tanaman dengan fungisida.

Penyakit Bercak pada Daun

Cendawan bernama Pestalozzia palmarum adalah penyebab penyakin bercak daun. Seranga penyakit ini mengakibatkan anak-anak daun atau daun muda menjadi berbintik-bintik atau kadang berbercak warna cokelat. Daun yang telah terserang biasanya tampak seperti terbakar. Umumnya, serangan dari penyakit ini adalah dapmpak sekunder pascaserangan hama Aspidiotus.

Pengendalian penyakit satu ini dapat dilakukan dengan cara mekanik maupun kimia. Cara mekanik adalah dengan memotong daun yang sudah terserang kemudian membakarnya. Sedangkan dalam cara kimia, Anda perlu menyemprotkan fungisida Daconil 75 WP dengan dosis 3 g per liter. Anda juga dapat menyemprotkan bubur bordo.

Penyakit Busuk Akar

Ganoderma lucidium adalah cendawan yang menimbulkan penyakit busuk akar. Jika tanaman kelapa sudah terserang penyakit ini, maka akar-akarnya akan sangat rapuh. Serangan penyakit yang telah parah bisa menyebabkan kerusakan pada pangkal batang. Hal ini berimbas pada terganggunya pengangkutan air dan bahan-bahan organik dari akar menuju batang bagian atas. Jika hal tersebut berlangung terus menerus dan tak segera ditangani, tak ayal bila tanaman akan segera mati.

Pengendalian penyakit ini bisa dengan melakukan perbaikan pada drainase dan aerasi tanah. Selain itu, bisa juga dilakukan pengendalian secara mekanis, yaitu dengan membongkar dan membakar tanaman yang sudah terserang. Hal itu bisa mencegah penularan penyakit ke tanaman yang masih sehat.

Penyakit Rontok Buah

Cendawan Phytopthora palmivora menyebabkan penyakit rontok buah. Serangan dari penyakit ini mengakibatkan buah-buah pada tanaman rontok. Hal ini terjadi karena ternyata terdapat bagian yang membusuk di pangkal buah. Namun, rontok buah tak hanya disebabkan oleh Phytopthora palmivora, tetapi juga bisa disebabkan oleh serangan cendawan Thielaviopsis paradoxa.

Untuk pengendalian penyakit rontok buah, petani dapat melakukan pemupukan secara teratur guna menjaga kesehatan tanaman kelapa. Pemberian air yang cukup saat musim kemarau juga dapat mengurangi serangan dari penyakit tersebut.

Penyakit Layu Natuna

Serangan penyakit satu ini menyebabkan seluruh bagian mahkota daun menjadi layu. Selain itu, pelepah daun menjadi bergelantungan, buah-buah gugur, dan jika sudah parah, tanaman kelapa bisa mati.

Penanganan penyakit ini bisa dilakukan dengan memperbaiki saluran irigasi atau drainase. Selain itu, pengolahan tanah secara sempurna, dan memilih bibit kelapa kopyor yang unggul dapat meminimalisir serangan penyakit satu ini. Selain itu, jika penyakit sudah terserang sangat parah, Anda bisa mengatasinya dengan membongkar tanaman dan membakarnya di tempat yang jauh dari area penanaman.

Penyakit Kuning

Sejenis Mycoplasma dianggap sebagai penyebab penyakit kuning pada tanaman. Gangguan penyakit kuning pada tanaman kelapa kopyor ini berakibat pada menguningnya daun. Daun yang menguning ini dimulai dari daun bagian bawah menuju ke bagian atas.  Jika kerusakan sudah memasuki tahap yang parah, maka seluruh rebung kelapa akan mati, kemudian daun-daun kelapa yang tersisa juga terancam ikut mati.

Untuk pengendalian penyakit ini, petani dapat mengupayakan cara sanitasi yang baik dengan menanam varietas bibit yang memiliki daya tahan terhadap penyakit. Ada pun faktor yang bisa memicu munculnya penyakit satu ini pada tanaman kelapa antara lain, yaitu: kondisi lingkungan yang buruk. Misalnya, aerasi tanah yang jelek, genangan air pada musim hujan, atau kondisi tanah yang terlalu kering dan gerasang ketika musim kemarau datang.

Selain itu, kebersihan kebun yang buruk dan metabolisme tanaman yang buruk karena gangguan yang terjadi pada akar. Jika Anda jarang membersihkan kebun, gulma yang mengganggu bisa menimbulkan penyakit kuning.

Jual Bibit Kelapa Kopyor Unggul

 

Jika Anda bibit kelapa kopyor, Vista Agro siap membantu menyediakan bibit kelapa kopyor unggulan yang terpercaya. Bibit kelapa kopyor unggul juga sangat mempengaruhi ketahanan tanaman. Jika Anda berlokasi di sekitar Jogja, Anda bisa dapat langsung ke tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kami juga bisa dihubungi di nomor WhatsApp (WA): 082136461851 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox